sebilah pedang
pedang takdir
tergemgam ditangan
hunus lantang
amarah terpedam
padanya
seorang musuh
tampa dosa
malu lelap mundur
tampa syarat
memberi jiwa percuma
by- ilham amelz-
Minggu, 26 Juli 2009
Garis lurus
MeNaRiK GaRiS LuRus..DiSecarRik KeRTaS, MesKi TaK PerNaH TeRLiHaT SeMPuRNa..TruS MenCoBa TaMPa aLaT BanTu, BeRuSaHa MaKsiMaL DaRi SeTiaP PeKeRJaaN iTu HaRus..BukaN uNTuK DiPuJi MauPuN DiCaCi, KaRNa kiTa YaNG MeNiKMati GaRis TerSeBuT..SeMukaN MaTa daN NiKMaTi SeaKaN LuRus...
i disappear into your dream..
taking care of you when u sleep until you are awake, i always beside you with smile, serve and taking care of you until the end of day you sleep again, i disappear into your dream..
by.. -Ilham Amelz-
by.. -Ilham Amelz-
tak pernah berubah
bila kini aku berada disatu sisi yang terlupa, menatap cahaya penuh gulita.. semua tek pernah berubah, tetap begini adanya, mesti aku bayangkan meski aku renungkan tetap saja tak berubah
-jay
-jay
Kamis, 23 Juli 2009
kau pencipta mimpiku..
akan aku simpan jauh-jauh rasa ini
yang menyimpan beribu cerita
aku tak pernah menyesal, tak pernah sama sekali.
kau pernah ciptakan mimpi ini
kau pula ciptakan kenangan ini.
saat aku harus melepasmu,
semua hanya harapan yang semakin jauh dengan keinginanku..
semua tak akan berubah
siapapun tak akan bisa merubahnya.
-by jay
yang menyimpan beribu cerita
aku tak pernah menyesal, tak pernah sama sekali.
kau pernah ciptakan mimpi ini
kau pula ciptakan kenangan ini.
saat aku harus melepasmu,
semua hanya harapan yang semakin jauh dengan keinginanku..
semua tak akan berubah
siapapun tak akan bisa merubahnya.
-by jay
coba jelaskan
aku adalah langkah yang terhenti berjalan
aku adalah mimpi yang tak tercipta
aku adalah hati yang selalu terjajah
apa aku harus jelaskan semua??
coba jelaskan, coba artikan..
aku selalu dengarkan keluhan mu
tetapi kenapa kau selalu pergi tak peduli...
mengapa aku selalu memujamu.?
mengapa aku selalu meninggikanmu??
yang aku tau kau selalu menghancurkan hidupku..
-by jay
aku adalah mimpi yang tak tercipta
aku adalah hati yang selalu terjajah
apa aku harus jelaskan semua??
coba jelaskan, coba artikan..
aku selalu dengarkan keluhan mu
tetapi kenapa kau selalu pergi tak peduli...
mengapa aku selalu memujamu.?
mengapa aku selalu meninggikanmu??
yang aku tau kau selalu menghancurkan hidupku..
-by jay
AIBKAH INI??
UNTUK APA KAU BUKA AIB MU ? AKU TAK BILANG ITU SEBAGAI AIB DARI PEMBUKTIAN YANG SESAT ,ADAKAH YANG KEBERATAN ? LALU ADA YANG TERSINGGUNG.? TIDAK KAN.! KARNA DOSA ITU AKU YANG MEMPERTANGGUNG JAWABKAN. EMANG NYA DOSA BISA BERBAGI.? KAN SELAMA INI YANG KITA BAGI HANYA CERITA."MENEPUK AIR DIDULANG TERPICIK MUKA SENDIRI"..SELAMA AIR MASIH TERGENANG TAK MENGAPA, KALAU KAU MAU TUMPAHKAN SAJA, BIAR KUBASUH BEKAS AIR INI MENJADI AIR SUCIKU..
Larut kalangkabut
malam sudah larut, angin kencang kalangkabut.. orang2 sudah pada murungkut, menjepit sesuatu didalam selimbut, sambil membelai yang lembut - lembut .. hati-hati jangan ribut apalagi sampai kentut, nanti doi bisa cabut.....
-by jay
-by jay
wahai cinta
wahai cinta
Dimanakah engkau cinta.
Kau telah menjauh dan hilang
kini aku telah membawa tangisan ini
apa kau pernah mengingat aku??
ragaku semakin tersiksa
jiwaku ini semakin merasakannya..
cinta..
hanya ingin aku membawa mu kembali
disisi yang tak pernah ada kata sesal dihati..
-jay
Dimanakah engkau cinta.
Kau telah menjauh dan hilang
kini aku telah membawa tangisan ini
apa kau pernah mengingat aku??
ragaku semakin tersiksa
jiwaku ini semakin merasakannya..
cinta..
hanya ingin aku membawa mu kembali
disisi yang tak pernah ada kata sesal dihati..
-jay
wahai cinta
wahai cinta
Dimanakah engkau cinta.
Kau telah menjauh dan hilang
kini aku telah membawa tangisan ini
apa kau pernah mengingat aku??
ragaku semakin tersiksa
jiwaku ini semakin merasakannya..
cinta..
hanya ingin aku membawa mu kembali
disisi yang tak pernah ada kata sesal dihati..
Dimanakah engkau cinta.
Kau telah menjauh dan hilang
kini aku telah membawa tangisan ini
apa kau pernah mengingat aku??
ragaku semakin tersiksa
jiwaku ini semakin merasakannya..
cinta..
hanya ingin aku membawa mu kembali
disisi yang tak pernah ada kata sesal dihati..
"HaBiS MaNis SePah diBuaNG"
"HaBiS MaNis SePah diBuaNG".. JelaS saJa KuBunG SePaH Nya, ku Tak Mau MenJadi MenYimPaNya kaRna BusuK, MenuRut mu SeMua TuLiSan ku SaMpaH.! NaMun TaK MeniMbuLkaN Bau,MauPun Layu..SaMPaH iNi BiSa diDauR uLaNG,uNtuk dikeNanG..
-by iam
-by iam
Aku yang Pilu
seperti aku yang tak bosan pilu
jiwaku terus menuntun melawan waktu
aku siap berlari,
berlari untuk mengejar mimpi
teriakan ku sumbang hatiku bimbang..
tolong dengarkan aku...
tolong dengar pintaku...
bagaimana hidupku nanti bagaimana jadinya??
kucoba jalani ini biar semua jd dongeng cerita..
-by jay
jiwaku terus menuntun melawan waktu
aku siap berlari,
berlari untuk mengejar mimpi
teriakan ku sumbang hatiku bimbang..
tolong dengarkan aku...
tolong dengar pintaku...
bagaimana hidupku nanti bagaimana jadinya??
kucoba jalani ini biar semua jd dongeng cerita..
-by jay
Rabu, 22 Juli 2009
Niat
petir siang hari bolong..bengong melompong malam gulita yang bening..rasa sesaL bikin pening kelam subuh menggema pagi..tak tau mengapa ingin pergi ...
-by ilham
-by ilham
Persahabatan
Dan seorang remaja berkata, Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.
Dan dia? menjawab:
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.
Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.
Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; kerana tanpa ungkapan kata, dalam? persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;
Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.
Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika? kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dia? menjawab:
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.
Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “Tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “Ya”.
Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; kerana tanpa ungkapan kata, dalam? persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.
Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;
Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.
Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu jika? kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!
Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.
CINTA (2)
Mereka berkata tentang serigala dan tikus
Minum di sungai yang sama
Di mana singa melepas dahaga
Mereka berkata tentang helang dan? hering
Menjunam paruhnya ke dalam bangkai yg sama
Dan berdamai – di antara satu sama lain,
Dalam kehadiran bangkai – bangkai mati itu
Oh Cinta, yang tangan lembutnya
mengekang keinginanku
Meluapkan rasa lapar dan dahaga
akan maruah dan kebanggaan,
Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku
Memakan roti dan meminum anggur
Menggoda diriku yang lemah ini
Biarkan rasa lapar menggigitku,
Biarkan rasa haus membakarku,
Biarkan aku mati dan binasa,
Sebelum kuangkat tanganku
Untuk cangkir yang tidak kau isi,
Dan mangkuk yang tidak kau berkati
(FROM ‘The Forerunner))
Minum di sungai yang sama
Di mana singa melepas dahaga
Mereka berkata tentang helang dan? hering
Menjunam paruhnya ke dalam bangkai yg sama
Dan berdamai – di antara satu sama lain,
Dalam kehadiran bangkai – bangkai mati itu
Oh Cinta, yang tangan lembutnya
mengekang keinginanku
Meluapkan rasa lapar dan dahaga
akan maruah dan kebanggaan,
Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku
Memakan roti dan meminum anggur
Menggoda diriku yang lemah ini
Biarkan rasa lapar menggigitku,
Biarkan rasa haus membakarku,
Biarkan aku mati dan binasa,
Sebelum kuangkat tanganku
Untuk cangkir yang tidak kau isi,
Dan mangkuk yang tidak kau berkati
(FROM ‘The Forerunner))
Rahasia Biruku
Biru…
aku ingat saat dirimu menatap mataku dengan lembut
dan berkata bahwa cintamu merupakan mahakarya indah penuh makna
yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata
hanya bisa dirasakan dengan hati yang terdalam
biru…
ternyata dirimulah yang bisa membuatku kembali membuka hati
yang tertutup rapat oleh serpihan luka yang lama terpendam
membuatku dapat melupakan semua keraguan jiwa
dan lebih merasakan hangatnya cinta…
biru…
kau mampu memberiku warna yang berbeda di setiap sisi lemahku…
membuatku tertawa, tersenyum, dan lebih semangat menjalani hari-hariku bersamamu
kau juga memberiku rasa tenang, damai, dan juga cinta disampingmu
dengan segala kekuranganku
kau memang spesial di hatiku…
kau juga inspirasi di setiap langkah-langkahku…
biru…
kau sungguh membuatku bersyukur karena memilikimu,
memberi sejuta rasa untuk menghargai cinta dan indahnya kehidupan…
aku ingat saat dirimu menatap mataku dengan lembut
dan berkata bahwa cintamu merupakan mahakarya indah penuh makna
yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata
hanya bisa dirasakan dengan hati yang terdalam
biru…
ternyata dirimulah yang bisa membuatku kembali membuka hati
yang tertutup rapat oleh serpihan luka yang lama terpendam
membuatku dapat melupakan semua keraguan jiwa
dan lebih merasakan hangatnya cinta…
biru…
kau mampu memberiku warna yang berbeda di setiap sisi lemahku…
membuatku tertawa, tersenyum, dan lebih semangat menjalani hari-hariku bersamamu
kau juga memberiku rasa tenang, damai, dan juga cinta disampingmu
dengan segala kekuranganku
kau memang spesial di hatiku…
kau juga inspirasi di setiap langkah-langkahku…
biru…
kau sungguh membuatku bersyukur karena memilikimu,
memberi sejuta rasa untuk menghargai cinta dan indahnya kehidupan…
Karma
Ada apa dengan semua ini
Aku tak tau
Mengapa semuanya terjadi pada diriku
Aku tak tau
Apakah semua yang benar-benar kita dambakan harus dilalui seperti ini
Aku tak tau
Mungkinkan semua dibalik kejadian ini akan mendapatkan apa yang aku inginkan
Mudah-mudahan begitu
Oh… Tuhan…
Tunjukkanlah jalan-Mu
Jalan kebahagian yang dirido’I oleh-Mu
Kuatkan lah diriku untuk melalui semua ini
Aku tak tau
Mengapa semuanya terjadi pada diriku
Aku tak tau
Apakah semua yang benar-benar kita dambakan harus dilalui seperti ini
Aku tak tau
Mungkinkan semua dibalik kejadian ini akan mendapatkan apa yang aku inginkan
Mudah-mudahan begitu
Oh… Tuhan…
Tunjukkanlah jalan-Mu
Jalan kebahagian yang dirido’I oleh-Mu
Kuatkan lah diriku untuk melalui semua ini
Aku tak Tau
Ada apa dengan semua ini
Aku tak tau
Mengapa semuanya terjadi pada diriku
Aku tak tau
Apakah semua yang benar-benar kita dambakan harus dilalui seperti ini
Aku tak tau
Mungkinkan semua dibalik kejadian ini akan mendapatkan apa yang aku inginkan
Mudah-mudahan begitu
Oh… Tuhan…
Tunjukkanlah jalan-Mu
Jalan kebahagian yang dirido’I oleh-Mu
Kuatkan lah diriku untuk melalui semua ini
Aku tak tau
Mengapa semuanya terjadi pada diriku
Aku tak tau
Apakah semua yang benar-benar kita dambakan harus dilalui seperti ini
Aku tak tau
Mungkinkan semua dibalik kejadian ini akan mendapatkan apa yang aku inginkan
Mudah-mudahan begitu
Oh… Tuhan…
Tunjukkanlah jalan-Mu
Jalan kebahagian yang dirido’I oleh-Mu
Kuatkan lah diriku untuk melalui semua ini
Doa Di Ujung Malam
Yaa ALLAH …berlinang air mata hamba saat ini….
Bertanya bathin hamba ini….
Bagaimanakah pandangan ENGKAU pada hamba saat ini…?
Terlalu ngeri hamba tuk membayangkannya…
Yaa ALLAH…sedemikian kelam jiwa hamba terbalur dosa….
Adakah pantas tuk bersujud di duli TUAN TUHAN SEGENAP ALAM…???
Yaa RABB…masih pantaskah diri ini menghambakan diri pada MU ??….
Sedangkan hampir di setiap saat diri ini menjadi
hamba nafsu…
hamba harta..
hamba syahwat…
hamba angkara murka..
dan hamba dunia…
dan hamba-hamba selain ENGKAU..????
Yaa ROHMAAN Yaa ROHIIM…masih berkenankah ENGKAU dengar dan kabulkan apa yg hamba pinta ??
Saat ini…
hamba mohon dengan segenap jiwa raga yg dalam genggam-MU YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG….;
“Peliharalah kerinduan di batin ini akan belaian karuniamu…
walau tak pernah kurang karunia MU.”
“Jangan tinggalkan hamba walau hanya sesaat”
“Jadikanlah apa yg menjadi keridlo’an MU adalah Keridlo’an hamba juga”
Bertanya bathin hamba ini….
Bagaimanakah pandangan ENGKAU pada hamba saat ini…?
Terlalu ngeri hamba tuk membayangkannya…
Yaa ALLAH…sedemikian kelam jiwa hamba terbalur dosa….
Adakah pantas tuk bersujud di duli TUAN TUHAN SEGENAP ALAM…???
Yaa RABB…masih pantaskah diri ini menghambakan diri pada MU ??….
Sedangkan hampir di setiap saat diri ini menjadi
hamba nafsu…
hamba harta..
hamba syahwat…
hamba angkara murka..
dan hamba dunia…
dan hamba-hamba selain ENGKAU..????
Yaa ROHMAAN Yaa ROHIIM…masih berkenankah ENGKAU dengar dan kabulkan apa yg hamba pinta ??
Saat ini…
hamba mohon dengan segenap jiwa raga yg dalam genggam-MU YANG MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG….;
“Peliharalah kerinduan di batin ini akan belaian karuniamu…
walau tak pernah kurang karunia MU.”
“Jangan tinggalkan hamba walau hanya sesaat”
“Jadikanlah apa yg menjadi keridlo’an MU adalah Keridlo’an hamba juga”
Pagi Bercinta
akankah kita bercinta ?
diantara permainan tangkap lari
lalu tersekap bersembunyi
namun cukup bagiku
satu bahagia saja
gelora yang memuncak
di sela erangan nafsu merangkak
dicumbu padam
dendam yang memburu
apa yang ikat aku dan dia
dahaga atas marabahaya
kami berdua hanya pengembara
disana
nun jauh di ufuk utara
luka lama
kembali menganga
berperang abadi
tanpa henti
api lawan sepi
diantara permainan tangkap lari
lalu tersekap bersembunyi
namun cukup bagiku
satu bahagia saja
gelora yang memuncak
di sela erangan nafsu merangkak
dicumbu padam
dendam yang memburu
apa yang ikat aku dan dia
dahaga atas marabahaya
kami berdua hanya pengembara
disana
nun jauh di ufuk utara
luka lama
kembali menganga
berperang abadi
tanpa henti
api lawan sepi
Korbankan Semanga tmu
Barangsiapa yang menginginkan pelindung, maka Allah cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan teladan, maka Rasulullah cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan pedoman hidup, maka al-Qur`an cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan peringatan maka kematian cukup baginya.
Dan barangsiapa tidak cukup dengan semua itu, maka neraka cukup baginya.
Saat ini wahai kaum muslimin, kita masih mempunyai peluang dan kesempatan,
maka sekarang juga kita harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk taat kepada rabb kita. Waktu ini bagaikan pedang, jika kita tidak mengisinya maka ia akan menikam kita.
Waktu itu bagaikan pedang, jika engkau tdk memutusnya (mengisinya) maka dia yang akan memutusmu (menghilangkan kesempatanmu).
Jika ia tdk cepat dimanfaatkan dia akan membunuh kesempatan kita
Ratana.Wordpers.com
Barangsiapa yang menginginkan teladan, maka Rasulullah cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan pedoman hidup, maka al-Qur`an cukup baginya.
Barangsiapa yang menginginkan peringatan maka kematian cukup baginya.
Dan barangsiapa tidak cukup dengan semua itu, maka neraka cukup baginya.
Saat ini wahai kaum muslimin, kita masih mempunyai peluang dan kesempatan,
maka sekarang juga kita harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk taat kepada rabb kita. Waktu ini bagaikan pedang, jika kita tidak mengisinya maka ia akan menikam kita.
Waktu itu bagaikan pedang, jika engkau tdk memutusnya (mengisinya) maka dia yang akan memutusmu (menghilangkan kesempatanmu).
Jika ia tdk cepat dimanfaatkan dia akan membunuh kesempatan kita
Ratana.Wordpers.com
Wanita Shaleh
Laksana rembulan...
Menyinari insan bumi.
Jika ia memandang...
Dunia seakan tergetar karena ketulusannya
Jika ia berkata...
Dunia seakan terlena karena kelembutannya.
Jika ia tersenyum...
Duniapun ikut tersenyum karena keikhlasannya.
Laksana pelita...
Tubuh terbakar demi sebuah pengorbanan.
Menjadi penuntun di tengah gemerlapnya dunia.
Laksana sahabiyah...
Langkah kakinya bagai langkah Fatimah.
Hidupnya penuh ketenangan jiwa.
Karena hatinya selalu berdzikir.
Dialah wanita sholehah..
Yang senantiasa menjadi penentu.
Akan sebuah perubahan dunia.
www.toppuisi.com
Menyinari insan bumi.
Jika ia memandang...
Dunia seakan tergetar karena ketulusannya
Jika ia berkata...
Dunia seakan terlena karena kelembutannya.
Jika ia tersenyum...
Duniapun ikut tersenyum karena keikhlasannya.
Laksana pelita...
Tubuh terbakar demi sebuah pengorbanan.
Menjadi penuntun di tengah gemerlapnya dunia.
Laksana sahabiyah...
Langkah kakinya bagai langkah Fatimah.
Hidupnya penuh ketenangan jiwa.
Karena hatinya selalu berdzikir.
Dialah wanita sholehah..
Yang senantiasa menjadi penentu.
Akan sebuah perubahan dunia.
www.toppuisi.com
Rizkiku
Aku tahu, rizkiku tak mungkin diambil orang lain
Karenanya hatiku tenang
Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain
Maka aku sibukkan diriku bekerja dan beramal
Aku tahu Allah selalu melihatku
Karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat
Aku tahu kematian menantiku
Maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa rabku
-by Hasan Basri
Karenanya hatiku tenang
Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain
Maka aku sibukkan diriku bekerja dan beramal
Aku tahu Allah selalu melihatku
Karenanya aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat
Aku tahu kematian menantiku
Maka kupersiapkan bekal untuk berjumpa rabku
-by Hasan Basri
Jeritan Alam
Angin pagi menyapaku
Seolah-olah berkata
Namun ku tak mengerti
Apa yang dikatakannya
Yang terdengar hanya
Maka
Di sisi ruang hampa itu
Dalam diamku
Hatiku pun berbisik
“Bingung” Desis-desis hampa
Kutanya pada pohon
Apa jawabannya
Yang ada hanya lambaian daun-daun
Dan gemerisik ranting berjatuhan
Kutanya pada air
Namun kutanya apa jawabnya
Yang terdengar hanya
Alunan air mengalir
Andai aku pahami
Jeritan-jeritan mereka selama ini
Mungkin kumengerti
Kepedihan yang selama ini terjadi
by jie
Seolah-olah berkata
Namun ku tak mengerti
Apa yang dikatakannya
Yang terdengar hanya
Maka
Di sisi ruang hampa itu
Dalam diamku
Hatiku pun berbisik
“Bingung” Desis-desis hampa
Kutanya pada pohon
Apa jawabannya
Yang ada hanya lambaian daun-daun
Dan gemerisik ranting berjatuhan
Kutanya pada air
Namun kutanya apa jawabnya
Yang terdengar hanya
Alunan air mengalir
Andai aku pahami
Jeritan-jeritan mereka selama ini
Mungkin kumengerti
Kepedihan yang selama ini terjadi
by jie
Hingga kau Terlelap
Memendam rasa
Tak bisa ungkapakan rangkaiyan kata
Sebutir cinta tlah tumbuh
Serpihan harapan tlah menghilang
pejamkan mata sejenak
Hanya untukmu
Memberi kenyataan dalam khayalan
Tuk bisa milikimu
Hingga kuterlelap
ku takan menyesali
hingga ku tak terbangun
kan kubawa cinta ini slama nya
-by dhy
Tak bisa ungkapakan rangkaiyan kata
Sebutir cinta tlah tumbuh
Serpihan harapan tlah menghilang
pejamkan mata sejenak
Hanya untukmu
Memberi kenyataan dalam khayalan
Tuk bisa milikimu
Hingga kuterlelap
ku takan menyesali
hingga ku tak terbangun
kan kubawa cinta ini slama nya
-by dhy
walau habis terang
berjalanlah walau habis terang
ambil cahaya cinta ku terangi jalanmu
diantara berjuta lainya
kau tetap benderang..
by- nazril irham
ambil cahaya cinta ku terangi jalanmu
diantara berjuta lainya
kau tetap benderang..
by- nazril irham
Terhenti
jika aku terluka
Adakah yg mengobati
Jika langkahku terhenti
Adakah yg dpt membuat ku melangkah lagi
Lama menanti
Ingin berhenti
Lama perahu oleng
Tak ada pulau untuk berlabuh
-by ayke
Adakah yg mengobati
Jika langkahku terhenti
Adakah yg dpt membuat ku melangkah lagi
Lama menanti
Ingin berhenti
Lama perahu oleng
Tak ada pulau untuk berlabuh
-by ayke
Wahai Cinta
Dimanakah engkau cinta.
Kau telah menjauh dan hilang
kini aku telah membawa tangisan ini
apa kau pernah mem\ngingat aku??
ragaku semakin tersiksa
jiwaku semakin merasakannya..
cinta..
hanya ingin aku membawa mu kembali
disisi yang tak pernah ada kata sesal dihati..
-jay
Kau telah menjauh dan hilang
kini aku telah membawa tangisan ini
apa kau pernah mem\ngingat aku??
ragaku semakin tersiksa
jiwaku semakin merasakannya..
cinta..
hanya ingin aku membawa mu kembali
disisi yang tak pernah ada kata sesal dihati..
-jay
Wahai Cinta
Dimanakah engkau cinta.
Kau telah menjauh dan hilang
kini aku telah membawa tangisan ini
apa kau pernah mem\ngingat aku??
ragaku semakin tersiksa
jiwaku semakin merasakannya..
cinta..
hanya ingin aku membawa mu kembali
disisi yang tak pernah ada kata sesal dihati..
-jay
Kau telah menjauh dan hilang
kini aku telah membawa tangisan ini
apa kau pernah mem\ngingat aku??
ragaku semakin tersiksa
jiwaku semakin merasakannya..
cinta..
hanya ingin aku membawa mu kembali
disisi yang tak pernah ada kata sesal dihati..
-jay
Kau Kan menyesaL
jangan kau jegal langkah ku
aku takan akan menyerah
jangan kau peluk tubuhku
biarkan aku brlari
kau tetap halangi pandanganku
dari tatapan langit yang mengintip
mesti raga ini terbiasa kau sakiti
tp hati ini tak pernah terobati
sekuat tenaga aku ingin melawan hari
suatu harinanti kau akan menyesal betapa aku sangat berarti..
-jay
aku takan akan menyerah
jangan kau peluk tubuhku
biarkan aku brlari
kau tetap halangi pandanganku
dari tatapan langit yang mengintip
mesti raga ini terbiasa kau sakiti
tp hati ini tak pernah terobati
sekuat tenaga aku ingin melawan hari
suatu harinanti kau akan menyesal betapa aku sangat berarti..
-jay
Berdiri Sendiri
masii berpijak pada tanah yang basah, masii bergoyah
masii halus benangbenang sutra itu melilit, masii terikat
masii membumbung angan dan asa tentang aku dan dia, masii tak terlupa
namun ku coba, kucoba berikan sedikit udara
pada hatiku yang pengap dan sempat pekat
kucoba untuk pancangkan sebentuk kepercayaan
pada dirinya yang selama ini telah berusaha menyeka peluhku
pada dirinya yang selama ini telah menyita sebagian perhatianku
pada dirinya
bukan lagi masalah waktu
namun kali ini adalah bagaimana aku sanggup untuk mengatakan
mengatakan padanya
jujur dari hati yang tersembunyi
bahwa aku, aku tak akan pernah lagi mencintai dirinya yang tlah berlalu
bahwa aku, aku akan selalu beriringan denganya tanpa bayang-bayang masa lalu
namun aku belum sanggup
mungkin suatu saat aku bisa
mengatakan padanya
apa yang selama ini aku rasa
apa yang selama ini aku jaga
apa yang selama ini aku dekap
rapat
dan terhalang
tentang perasaaan hati
tentang aku yang mencintai dirinya..
-by AlphaCharly
masii halus benangbenang sutra itu melilit, masii terikat
masii membumbung angan dan asa tentang aku dan dia, masii tak terlupa
namun ku coba, kucoba berikan sedikit udara
pada hatiku yang pengap dan sempat pekat
kucoba untuk pancangkan sebentuk kepercayaan
pada dirinya yang selama ini telah berusaha menyeka peluhku
pada dirinya yang selama ini telah menyita sebagian perhatianku
pada dirinya
bukan lagi masalah waktu
namun kali ini adalah bagaimana aku sanggup untuk mengatakan
mengatakan padanya
jujur dari hati yang tersembunyi
bahwa aku, aku tak akan pernah lagi mencintai dirinya yang tlah berlalu
bahwa aku, aku akan selalu beriringan denganya tanpa bayang-bayang masa lalu
namun aku belum sanggup
mungkin suatu saat aku bisa
mengatakan padanya
apa yang selama ini aku rasa
apa yang selama ini aku jaga
apa yang selama ini aku dekap
rapat
dan terhalang
tentang perasaaan hati
tentang aku yang mencintai dirinya..
-by AlphaCharly
teman lalu
teman……….!
Di dalam keremangan hidup ini,
aku berjalan mencari arti kehidupan
teringat aku padamu,
Sahabatku……….!
Engkau yang selalu membantu
di dalam mencari arti kehidupan yang sebenarnya
tapi kini
dirimu tla jauh………dan terlalu jauh untuk ke jangkau
Sahabatku……….!
kepergianmu dengan tiba-tiba
sangat ku sesali
mengapakah aku tak tahu ??
setelah aku tahu semuanya
engkau sudah tiada padaku lagi
-jay
Di dalam keremangan hidup ini,
aku berjalan mencari arti kehidupan
teringat aku padamu,
Sahabatku……….!
Engkau yang selalu membantu
di dalam mencari arti kehidupan yang sebenarnya
tapi kini
dirimu tla jauh………dan terlalu jauh untuk ke jangkau
Sahabatku……….!
kepergianmu dengan tiba-tiba
sangat ku sesali
mengapakah aku tak tahu ??
setelah aku tahu semuanya
engkau sudah tiada padaku lagi
-jay
Sombong
DirumahMu aku menemukan diriMu
Dalam qolbuku ternyata
Ternyata Kau selalu ada, di rumahMu ini
Hanya aku saja …yang sibuk..
Dengan kesombonganku..
Dengan ke-sok-tahuanku…seperti biasanya..
Minta ini itu padaMu….
Kau ajari aku..tanpa kutahu..
Lewat penjual kurma..
Yang menunjukku dengan telunjuk ke wajah..kau bakhil !!
-by diah
Dalam qolbuku ternyata
Ternyata Kau selalu ada, di rumahMu ini
Hanya aku saja …yang sibuk..
Dengan kesombonganku..
Dengan ke-sok-tahuanku…seperti biasanya..
Minta ini itu padaMu….
Kau ajari aku..tanpa kutahu..
Lewat penjual kurma..
Yang menunjukku dengan telunjuk ke wajah..kau bakhil !!
-by diah
Tetap Di Sisiku
Tetaplah Disisiku
Ya Allah…
Dimanakah ku harus berlabuh…
Saat semua dermaga menutup pintu,
Dan berkata “ ini bukan untukmu…”
“Segara menjauh karna disini bukan tempatmu….!!!”
Ya Allah…
Katakan padaku, dermaga untukku berlabuh…???
Agar ku segera menghela nafas kehidupan yang baru.
Sampai kapan ku harus arungi waktu,..
Ku lelah Menunggu suatu yang tak pasti walau hanya Satu,..
Ya Allah …
Beri aku penerang jalan-Mu
Agar tak tersesat saat ku melaju,..
Kuatkan awak kapalku,
Saat badai menghalangi jalanku
Ya Allah …
Tetaplah disisiku,
Jangan Engkau menjauh dariku…
Karna ku mati tanpa hadir-Mu
by-rike
Ya Allah…
Dimanakah ku harus berlabuh…
Saat semua dermaga menutup pintu,
Dan berkata “ ini bukan untukmu…”
“Segara menjauh karna disini bukan tempatmu….!!!”
Ya Allah…
Katakan padaku, dermaga untukku berlabuh…???
Agar ku segera menghela nafas kehidupan yang baru.
Sampai kapan ku harus arungi waktu,..
Ku lelah Menunggu suatu yang tak pasti walau hanya Satu,..
Ya Allah …
Beri aku penerang jalan-Mu
Agar tak tersesat saat ku melaju,..
Kuatkan awak kapalku,
Saat badai menghalangi jalanku
Ya Allah …
Tetaplah disisiku,
Jangan Engkau menjauh dariku…
Karna ku mati tanpa hadir-Mu
by-rike
puisi cintaku
sepenggal catatan dalam ingatan
sorot itu meredup
ada kristal terpiaskan
tertunduk…dukanya tak terukur…
memahami sedih di hatinya
namun yang ada hanya kagum dalam sesaknya dada
benarkah dia milik ku, …tertunduk.
kristal itu lepas mengalir di pipinya
menangis tanpa nada
ku tatap paras sendunya
ia sangat berduka…
coba mengerti galaunya,
tak dapat kulakukan diantara iba dan ragu
benarkah dia milik ku,…tertunduk
benarkah dia milik ku…
by-nas
sorot itu meredup
ada kristal terpiaskan
tertunduk…dukanya tak terukur…
memahami sedih di hatinya
namun yang ada hanya kagum dalam sesaknya dada
benarkah dia milik ku, …tertunduk.
kristal itu lepas mengalir di pipinya
menangis tanpa nada
ku tatap paras sendunya
ia sangat berduka…
coba mengerti galaunya,
tak dapat kulakukan diantara iba dan ragu
benarkah dia milik ku,…tertunduk
benarkah dia milik ku…
by-nas
Fajar Untukm
Filed under Penantian Cinta
Mendung hari ini begitu terasa genting
Aku menatap waktu yang terus berputar…
Tapi aku di butakan oleh sinar fajar mentari yang twerus kau pancarkan buatku…
Fajar… Aku disini tetap menantimu, , ,
Menantimu menyambut tanganku ini. .
Fajar… Aku memintamu meminangku nanti hingga aku menjadi kekasihmu yang sah secara agama..
Tapi aku ingin engkau menikahi agamaku dahulu sebelum menikahiku…
Lewat Puisi ini aku ingin kau membacanya…
-anindyapratama
selengkapnya klik
www.puisiku.com
Mendung hari ini begitu terasa genting
Aku menatap waktu yang terus berputar…
Tapi aku di butakan oleh sinar fajar mentari yang twerus kau pancarkan buatku…
Fajar… Aku disini tetap menantimu, , ,
Menantimu menyambut tanganku ini. .
Fajar… Aku memintamu meminangku nanti hingga aku menjadi kekasihmu yang sah secara agama..
Tapi aku ingin engkau menikahi agamaku dahulu sebelum menikahiku…
Lewat Puisi ini aku ingin kau membacanya…
-anindyapratama
selengkapnya klik
www.puisiku.com
Waktu
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat anak sungai, di mana atas tebingnya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.
Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesedaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahawa semalam hanyalah kenangan utk hari ini dan esok adalah harapan dan impian utk hari ini.
Dan yang menyanyi dan merenung dari dalam jiwa, sentiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.
Siapa di antara kalian yang tidak merasa bahawa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahawa cinta sejati, walau tiada batas, terkandung di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari fikiran cinta ke fikiran cinta, pun bukan dari tindakan cinta ke tindakan cinta yang lain?
Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbahagi dan tiada kenal ruang?
Tapi jika di dalam fikiranmu baru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkumi semua musim yang lain,
Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.
~ Kahlil Gibran ~
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat anak sungai, di mana atas tebingnya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.
Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesedaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahawa semalam hanyalah kenangan utk hari ini dan esok adalah harapan dan impian utk hari ini.
Dan yang menyanyi dan merenung dari dalam jiwa, sentiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.
Siapa di antara kalian yang tidak merasa bahawa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahawa cinta sejati, walau tiada batas, terkandung di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari fikiran cinta ke fikiran cinta, pun bukan dari tindakan cinta ke tindakan cinta yang lain?
Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbahagi dan tiada kenal ruang?
Tapi jika di dalam fikiranmu baru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkumi semua musim yang lain,
Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.
~ Kahlil Gibran ~
Cinta
Mereka berkata tentang serigala dan tikus
Minum di sungai yang sama
Di mana singa melepas dahaga
Mereka berkata tentang helang dan hering
Menjunam paruhnya ke dalam bangkai yg sama
Dan berdamai - di antara satu sama lain,
Dalam kehadiran bangkai - bangkai mati itu
Oh Cinta, yang tangan lembutnya
mengekang keinginanku
Meluapkan rasa lapar dan dahaga
akan maruah dan kebanggaan,
Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku
Memakan roti dan meminum anggur
Menggoda diriku yang lemah ini
Biarkan rasa lapar menggigitku,
Biarkan rasa haus membakarku,
Biarkan aku mati dan binasa,
Sebelum kuangkat tanganku
Untuk cangkir yang tidak kau isi,
Dan mangkuk yang tidak kau berkati~ Kahlil Gibran ~
Minum di sungai yang sama
Di mana singa melepas dahaga
Mereka berkata tentang helang dan hering
Menjunam paruhnya ke dalam bangkai yg sama
Dan berdamai - di antara satu sama lain,
Dalam kehadiran bangkai - bangkai mati itu
Oh Cinta, yang tangan lembutnya
mengekang keinginanku
Meluapkan rasa lapar dan dahaga
akan maruah dan kebanggaan,
Jangan biarkan nafsu kuat terus menggangguku
Memakan roti dan meminum anggur
Menggoda diriku yang lemah ini
Biarkan rasa lapar menggigitku,
Biarkan rasa haus membakarku,
Biarkan aku mati dan binasa,
Sebelum kuangkat tanganku
Untuk cangkir yang tidak kau isi,
Dan mangkuk yang tidak kau berkati~ Kahlil Gibran ~
Alam Dan Manusia
Aku mendengar anak sungai merintih bagai seorang janda yang menangis meratapi kematian anaknya dan aku kemudian bertanya, “Mengapa engkau menangis, sungaiku yang jernih?’ Dan sungai itu menjawab, ‘Sebab aku dipaksa mengalir ke kota tempat Manusia merendahkan dan mensia-siakan diriku dan menjadikanku minuman-minuman keras dan mereka memperalatkanku bagai pembersih sampah, meracuni kemurnianku dan mengubah sifat-sifatku yang baik menjadi sifat-sifat buruk.”
Dan aku mendengar burung-burung menangis, dan aku bertanya, “Mengapa engkau menangis, burung-burungku yang cantik?”
Dan salah satu dari burung itu terbang mendekatiku, dan hinggap di hujung sebuah cabang pohon dan berkata, “Anak-anak Adam akan segera datang di ladang ini dengan membawa senjata-senjata pembunuh dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya. Kami sekarang terpisah di antara satu sama yang lain, sebab kami tidak tahu siapa di antara kami yang bisa selamat dari kejahatan Manusia. Ajal memburu kami ke mana pun kami pergi.”
Kini, matahari terbit dari balik puncak pergunungan, dan menyinari puncak-puncak pepohonan dengan rona mahkota. Kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri, ‘Mengapa Manusia mesti menghancurkan segala karya yang telah diciptakan oleh alam?’
~ Kahlil Gibran ~
Dan aku mendengar burung-burung menangis, dan aku bertanya, “Mengapa engkau menangis, burung-burungku yang cantik?”
Dan salah satu dari burung itu terbang mendekatiku, dan hinggap di hujung sebuah cabang pohon dan berkata, “Anak-anak Adam akan segera datang di ladang ini dengan membawa senjata-senjata pembunuh dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya. Kami sekarang terpisah di antara satu sama yang lain, sebab kami tidak tahu siapa di antara kami yang bisa selamat dari kejahatan Manusia. Ajal memburu kami ke mana pun kami pergi.”
Kini, matahari terbit dari balik puncak pergunungan, dan menyinari puncak-puncak pepohonan dengan rona mahkota. Kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri, ‘Mengapa Manusia mesti menghancurkan segala karya yang telah diciptakan oleh alam?’
~ Kahlil Gibran ~
Untuk Ibu Pertiwi
Bukit-bukit di negeriku kini tenggelam
Oleh darah dan air mata
Apa yang dapat dilakukan oleh seorang anaknya yang merantau?
Untuk masyarakatnya yang sengsara?
Apa pula gunanya keluh-kesah
Seorang penyair yang sedang tidak di rumah?
Seandainya rakyatku mati dalam pemberontakan menuntut nasibnya,
Aku akan berkata “Mati dalam perjuangan
Lebih mulia dari hidup dalam penindasan”
Tapi rakyatku tidak mati sebagai pemberontak
Kematian adalah satu-satunya penyelamat mereka,
Dan penderitaan adalah tanah air mereka
Ingatlah saudaraku,
Bahawa syiling yang kau jatuhkan
Ke telapak tangan yang menghulur di hadapanmu,
Adalah satu-satunya jambatan yang menghubungkan
Kekayaan hatimu dengan cinta di hati Tuhan.
~ Kahlil Gibran ~
Oleh darah dan air mata
Apa yang dapat dilakukan oleh seorang anaknya yang merantau?
Untuk masyarakatnya yang sengsara?
Apa pula gunanya keluh-kesah
Seorang penyair yang sedang tidak di rumah?
Seandainya rakyatku mati dalam pemberontakan menuntut nasibnya,
Aku akan berkata “Mati dalam perjuangan
Lebih mulia dari hidup dalam penindasan”
Tapi rakyatku tidak mati sebagai pemberontak
Kematian adalah satu-satunya penyelamat mereka,
Dan penderitaan adalah tanah air mereka
Ingatlah saudaraku,
Bahawa syiling yang kau jatuhkan
Ke telapak tangan yang menghulur di hadapanmu,
Adalah satu-satunya jambatan yang menghubungkan
Kekayaan hatimu dengan cinta di hati Tuhan.
~ Kahlil Gibran ~
Kami Dan Kalian
Kalian tinggal dalam rumah kebodohan, karena
dalam rumah ini
Tiada cermin kaca buat memandang jiwa.
Kami menghela nafas panjang, dan
Dari keluhan ini
Terbitlah bisikan bunga-bunga dan gemerisik
Daunan
Dan bisikan anak sungai ..
Kami hiba akan kekerdilanmu setara kebencian
Kalian
Akan Kejayaan kami; antara rasa hiba kami dan
Kebencian kalian, sang waktu berhenti tertahan.
Kami mnenghampirimu sebagai teman, tapi kalian
menyerang kami sebagai musuh; antara
persahabatan
Kami dan permusuhan kalian, terbentang jurang
dalam
Yang dialiri darah dan airmata.
~ Kahlil Gibran ~
dalam rumah ini
Tiada cermin kaca buat memandang jiwa.
Kami menghela nafas panjang, dan
Dari keluhan ini
Terbitlah bisikan bunga-bunga dan gemerisik
Daunan
Dan bisikan anak sungai ..
Kami hiba akan kekerdilanmu setara kebencian
Kalian
Akan Kejayaan kami; antara rasa hiba kami dan
Kebencian kalian, sang waktu berhenti tertahan.
Kami mnenghampirimu sebagai teman, tapi kalian
menyerang kami sebagai musuh; antara
persahabatan
Kami dan permusuhan kalian, terbentang jurang
dalam
Yang dialiri darah dan airmata.
~ Kahlil Gibran ~
Syukur
Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta
Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari
Dan sebuah nyanyian kesyukuran terpahat di bibir senyuman
~ Kahlil Gibran ~
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta
Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari
Dan sebuah nyanyian kesyukuran terpahat di bibir senyuman
~ Kahlil Gibran ~
Semalam
Semalam aku sendirian di dunia ini,
kekasih; dan kesendirianku...
sebengis kematian...
Semalam diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara...,
Di dalam fikiran malam.
Hari ini...
aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari.
Dan, ia berlangsung dalam seminit dari sang waktu yang melahirkan sekilas pandang,
sepatah kata, sebuah desakan dan... sekucup ciuman
kekasih; dan kesendirianku...
sebengis kematian...
Semalam diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara...,
Di dalam fikiran malam.
Hari ini...
aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari.
Dan, ia berlangsung dalam seminit dari sang waktu yang melahirkan sekilas pandang,
sepatah kata, sebuah desakan dan... sekucup ciuman
kebijakan Mu...
petir siang hari bolong..
malam gulita yang bening..
kelam subuh pagi..
hati terjaga takabur nikmat..
hidup saling menyatu,saling asih..
seiring tebar kebijakan di jalan rahmat MU..
-iam
malam gulita yang bening..
kelam subuh pagi..
hati terjaga takabur nikmat..
hidup saling menyatu,saling asih..
seiring tebar kebijakan di jalan rahmat MU..
-iam
kata adalah senjata
rangkaian kata adalah senjata, bersiaplah menerima apa yang telah engkau katakan. baik buruk apapun itu terimasaja untuk pendewasaan hidup.
-jay
-jay
adilkah dunia
HiDuP duNia adil.! BukaN kaH iTu HanYa Klise.! aNdai kaN hiDup Bisa SeiMbaNg sEperTi si KiRi daN si KaNan, MeskipuN kiRi sELaLu MendaPatKaN koToRaN daN si KaNan seLalu MemBeri daN MeNeRima, SaaT MenBeri saLaM akHiR paDa SholaT PuN, NamuN si Kiri taK pErNaH MeNepuK kaNan..iKlaS daN BersyukuR apa YaNg daPakatkaN kaRna Hidup adaLaH aNugRaH..terimakas baNyak buaT kamu disAna iNsPirasinYa..uNtuk JanGan MenYeRah..
-jay
-jay
menunggu dunia
MeNuNgGu DuNia BeruBaH..! tiDak uNtuK Ku..! KarNa SeMua KiSaH aKu YanG MemBikiN aKu YangG HaRus MeNyeLeSaikaNya..DuNia SeBaGai DeRMa PenDewaSaaN Hidup unTuK Ku.. "DonGen SeBeLum TiduR"...
-iam
-iam
teman
kau separuh dari ragaku, kaus separuh penuhi kehidupanku
masa itu telah terbuang, tp memory dalam pikiranku tang bisa menghapusnya,
kau teman lebih dari teman karena kau teman sejiwa...
-jayounezty
masa itu telah terbuang, tp memory dalam pikiranku tang bisa menghapusnya,
kau teman lebih dari teman karena kau teman sejiwa...
-jayounezty
Ibu
Aku tahu, aku bukan putra terbaikmu diwaktu lalu. Aku yakin tlah membuat malam-malammu tak tentram.
Kau tahu, aku merasa bersalah bersalah atas semua yang kulakan, tetapi kurasa aku terlalu egois untuk menghintikan kepergian ku dan bersenang-senang. Maafkan aku menyampaikan semua ini melalui pesan, sebab aku benar-benar tidak sanggup menyampaikannya di hadapanmu. Kini, untuk pertama kalinya aku mulai melangkah lurus, dan aku akan bekerja keras sekali memberimu rasa bangga. Aku mencintaimu Ibu, Jagalah dirimu, dan ringankan hatimu.
Kau tahu, aku merasa bersalah bersalah atas semua yang kulakan, tetapi kurasa aku terlalu egois untuk menghintikan kepergian ku dan bersenang-senang. Maafkan aku menyampaikan semua ini melalui pesan, sebab aku benar-benar tidak sanggup menyampaikannya di hadapanmu. Kini, untuk pertama kalinya aku mulai melangkah lurus, dan aku akan bekerja keras sekali memberimu rasa bangga. Aku mencintaimu Ibu, Jagalah dirimu, dan ringankan hatimu.
Pulang..
kata ini yang slalu risiH ku degar,jika ditanya dimana?tempat.. kapan?waktu...
aku disini sendiri tiada yang mencari.. lalu pantas kah untuk punya tempat.?? tanya ku sendiri
Perih ku tak terbendung, langit ku mendung tiada berujung... kusendiri, merana kecewa...
mau maraH sama siapa..!! sesak Napas Benci ku terlahir..
Namu semua tlah terungkap.. saat kemunafikan diriku.. aku tak lebih dari manusia tak berharga..
suatu saat teman keciL ku bertanya.. bukan kah semua manusia punya tempat untuk pulang.?
YA jawab ku tegas.. lalu kenapa sampai saat ini kau masi disni.? tanya nya lagi..
tarik nafas ku dalam ku : karna Nya dia blum memanggiL ku utk pulang.. terseyum
-bye.iam
aku disini sendiri tiada yang mencari.. lalu pantas kah untuk punya tempat.?? tanya ku sendiri
Perih ku tak terbendung, langit ku mendung tiada berujung... kusendiri, merana kecewa...
mau maraH sama siapa..!! sesak Napas Benci ku terlahir..
Namu semua tlah terungkap.. saat kemunafikan diriku.. aku tak lebih dari manusia tak berharga..
suatu saat teman keciL ku bertanya.. bukan kah semua manusia punya tempat untuk pulang.?
YA jawab ku tegas.. lalu kenapa sampai saat ini kau masi disni.? tanya nya lagi..
tarik nafas ku dalam ku : karna Nya dia blum memanggiL ku utk pulang.. terseyum
-bye.iam
Bangsat kau Iblis
kau pikir siapa dirimu enyah kau dari hidup ku !.. Bahkan kotoran mu aku yang membersikan..,
ku tak pernah mengundang mu datang dr hidupku.. tp kau slalu datang, ketika ku masi terlelap.. kau beri selimut bulu babi mu.. agar kuterlena akan nikmatnya dunia.. membuat ku menjadi pendusta nikmat..
aku tak pernah bejanji kepadamu jika ku akan trus bersama mu.. saat pertama roh ku dihembuskan..
kau slalu menggoda.."
ku tak pernah mengundang mu datang dr hidupku.. tp kau slalu datang, ketika ku masi terlelap.. kau beri selimut bulu babi mu.. agar kuterlena akan nikmatnya dunia.. membuat ku menjadi pendusta nikmat..
aku tak pernah bejanji kepadamu jika ku akan trus bersama mu.. saat pertama roh ku dihembuskan..
kau slalu menggoda.."
Pilihan
maLas.. bosan.. acuh.. Janga kau tanya apa jawaban nya atau apa mau ku...karna tak penting buat ku,
ini apa itu.. cuma sebuah pilihan, paksaan saja..!! kenapa harus.??
dimana hak ku.. biar ku tak pilih satu pun, yakin akan eGo ku.. meski tak memilih pun aku yakin aku menang,yah menang akan keyakinan ku..
dunia sebuah pilhan..muak.. akan semua ini, cuih ludah ku muntahkan.. mengapa kau lakukan itu? seorang wanita surga menatap ku.. dalam.
hanya ini mau ku.. agaR adiL untuk diriku.. namun bukan adiL untuk mu dan dia.. ku kemas semua harapanku..
hah" hanya ini yang ku punya.! ketika itu hampir 5 tahun berlalu, tak punya apa"..
langit ku beratap.. tempat berteduh..
ini apa itu.. cuma sebuah pilihan, paksaan saja..!! kenapa harus.??
dimana hak ku.. biar ku tak pilih satu pun, yakin akan eGo ku.. meski tak memilih pun aku yakin aku menang,yah menang akan keyakinan ku..
dunia sebuah pilhan..muak.. akan semua ini, cuih ludah ku muntahkan.. mengapa kau lakukan itu? seorang wanita surga menatap ku.. dalam.
hanya ini mau ku.. agaR adiL untuk diriku.. namun bukan adiL untuk mu dan dia.. ku kemas semua harapanku..
hah" hanya ini yang ku punya.! ketika itu hampir 5 tahun berlalu, tak punya apa"..
langit ku beratap.. tempat berteduh..
seperti puzzle
MemiLah, MeyuSunNya Satu PeRsaTu DenGan JeLi, MesKi TerKaDanG SeRinG TeRjaDi keSaLaHan YanG SaMa, Tapi TetaP AsiK MeRangKaiNya.karNa InGin MeLiHatNya MenJaDi SebuaH BenTuk GaMbar iNdaH, "TeRkeJut KeCeWa" kePinGan Puzzele hiLanG saTu.! hiduP baGai meRangKai Puzzele, taK SeLaManYa sempuRna, NamuN SeMua telaH diLakukaN YanG teRbaiK.Nikmati SaJa Puzzle YanG taK seMpurNa iNi..KaRna seMua aNuGraH daRi NYA SyuKuri NikMat
sebuah nama
setelah mondar-mandir ngayal, berfikir, diotak ini ..apa iya penting arti sebuah nama..?
Jkt.Senayan Lap ABC, 2003
Mank' i pleas dehh loe bisa gak si sekarang main yang bener itu bola dari tadi loe olah sendiri..oper napa..!
kumat loe mau show time..trus.."ye ela doel main buat seneng" ini sekarang kita kan lagi gak tournament"
cangkem loe" Mank i "emang nya gw gosokan bolak-balik liat loe main sendiri main team kita.."iya iya nanti quater bis ini loe oper dah" "ahk nti kebiasaan loe Mank' i..klu pas main tournament gak serius loe..uda tau loe play maker nyadar napa" iya iya..kalem atuh..
Bdng.RncaKendal, 2005
halo bank Iam..nti siang ada acara gak.? "halo kenapa mangnya de" ada si.. tapi klu emang peting, abang batalin deh.."penting gak penting si bang..cuma gak ada yang bawaain blajaan..kita kan blom belaja bulanan."oh iya ya..ya sudah kamu pulang kampus jam berapa? "setengah 3 bang" ya sudah nti abang jemput yah kita jalan..ok bang thank's yah Bang Iam.. "sepp"
"yahh kk bwangputih lagi emasnya.. kk bwang kasi aku yah emasnya pleas" wew emang nya kamu blom punya emasnya? blom kk yah kasi aku emas nya..! " hmm oke deh.. tapi satu syarat yah" apa tuh kk?
iya abis selesai tournament ini kamu temenin aku main 18h 40 detikan..gimana deal? wah kk mah kok 40 detikan si..! bole nawar gak? 60 deh.." gak bole nawar..biar kamu juga terlatih ngitung cepet ok.. ok deh kk..thanks yah kk bwang.. "iya sama"
ya sekilas cerita tadi sebuah panggilan nama saja..namun ku telah menyadarinya, saat pertama kau dengar Adzan dari ayah suara hati Ayah untuk kau memeluk agama di Jalan NYA..itu juga merupakan sebuah doa-doa tersirat..hmm..kenapa aku telat sekali menyadarinya.? apakah waktu Ayah Adzan hanya mengucapkan di tengorokan saja atau dari hatinya..! hmm ternyata berat mengAdzankan apalagi kita sebagai Imam bagi lelaki muslim..ya nama ku Ilham Amelz sebuah doa dari orang tua ku, semoga dengan nama ini aku bisa bertanggung jawab dunia akhirat.
Jkt.Senayan Lap ABC, 2003
Mank' i pleas dehh loe bisa gak si sekarang main yang bener itu bola dari tadi loe olah sendiri..oper napa..!
kumat loe mau show time..trus.."ye ela doel main buat seneng" ini sekarang kita kan lagi gak tournament"
cangkem loe" Mank i "emang nya gw gosokan bolak-balik liat loe main sendiri main team kita.."iya iya nanti quater bis ini loe oper dah" "ahk nti kebiasaan loe Mank' i..klu pas main tournament gak serius loe..uda tau loe play maker nyadar napa" iya iya..kalem atuh..
Bdng.RncaKendal, 2005
halo bank Iam..nti siang ada acara gak.? "halo kenapa mangnya de" ada si.. tapi klu emang peting, abang batalin deh.."penting gak penting si bang..cuma gak ada yang bawaain blajaan..kita kan blom belaja bulanan."oh iya ya..ya sudah kamu pulang kampus jam berapa? "setengah 3 bang" ya sudah nti abang jemput yah kita jalan..ok bang thank's yah Bang Iam.. "sepp"
"yahh kk bwangputih lagi emasnya.. kk bwang kasi aku yah emasnya pleas" wew emang nya kamu blom punya emasnya? blom kk yah kasi aku emas nya..! " hmm oke deh.. tapi satu syarat yah" apa tuh kk?
iya abis selesai tournament ini kamu temenin aku main 18h 40 detikan..gimana deal? wah kk mah kok 40 detikan si..! bole nawar gak? 60 deh.." gak bole nawar..biar kamu juga terlatih ngitung cepet ok.. ok deh kk..thanks yah kk bwang.. "iya sama"
ya sekilas cerita tadi sebuah panggilan nama saja..namun ku telah menyadarinya, saat pertama kau dengar Adzan dari ayah suara hati Ayah untuk kau memeluk agama di Jalan NYA..itu juga merupakan sebuah doa-doa tersirat..hmm..kenapa aku telat sekali menyadarinya.? apakah waktu Ayah Adzan hanya mengucapkan di tengorokan saja atau dari hatinya..! hmm ternyata berat mengAdzankan apalagi kita sebagai Imam bagi lelaki muslim..ya nama ku Ilham Amelz sebuah doa dari orang tua ku, semoga dengan nama ini aku bisa bertanggung jawab dunia akhirat.
Kisah Ku
Dengarkan kisahku... .
Dengarkan,
tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:
kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..
Jika kita mencintai,
cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
Jika kita bergembira,
kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.
Jika kita menderita,
kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.
Jangan kau anggap bahawa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa,
dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran,
yang terbuka namun rahsia;
ia hanya dapat difahami melalui cinta,
hanya dapat disentuh dengan kebaikan;
Dengarkan,
tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:
kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..
Jika kita mencintai,
cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
Jika kita bergembira,
kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.
Jika kita menderita,
kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.
Jangan kau anggap bahawa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa,
dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran,
yang terbuka namun rahsia;
ia hanya dapat difahami melalui cinta,
hanya dapat disentuh dengan kebaikan;
Indahnya Kematian
Panggilan
Biarkan aku terbaring dalam lelapku,
kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,
dan biarkan daku istirahat,
kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.
Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,
dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.
Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini dengan wangian,
dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.
Biarku istirahat di ranjang ini,
kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya;
Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku;
Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku.
Nyanyikanlah masa-masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku,
kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring.
Hapuslah air matamu, saudaraku,
dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga-bunga menyemai jari-jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.
Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom-kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti;
Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap-sayapnya.
Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku.
Ciumlah mataku dengan seulas senyummu.
Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka;
Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku;
Biarkanlah perawan-perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku,
dan mendengar Gema Iradat-Nya berlarian dengan nafasku....
~ Khalil Giibran ~
Biarkan aku terbaring dalam lelapku,
kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,
dan biarkan daku istirahat,
kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.
Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,
dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.
Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini dengan wangian,
dan bacalah isyarat kematian yang telah tertulis jelas di dahi ini.
Biarku istirahat di ranjang ini,
kerana kedua bola mata ini telah teramat lelahnya;
Biar sajak-sajak bersalut perak bergetaran dan menyejukkan jiwaku;
Terbangkan dawai-dawai harpa dan singkapkan tabir lara hatiku.
Nyanyikanlah masa-masa lalu seperti engkau memandang fajar harapan dalam mataku,
kerana makna ghaibnya begitu lembut bagai ranjang kapas tempat hatiku berbaring.
Hapuslah air matamu, saudaraku,
dan tegakkanlah kepalamu seperti bunga-bunga menyemai jari-jemarinya menyambut mahkota fajar pagi.
Lihatlah Kematian berdiri bagai kolom-kolom cahaya antara ranjangku dengan jarak infiniti;
Tahanlah nafasmu dan dengarkan kibaran kepak sayap-sayapnya.
Dekatilah aku, dan ucapkanlah selamat tinggal buatku.
Ciumlah mataku dengan seulas senyummu.
Biarkan anak-anak merentang tangan-tangan mungilnya buatku dengan kelembutan jemari merah jambu mereka;
Biarkanlah Masa meletakkan tangan lembutnya di dahiku dan memberkatiku;
Biarkanlah perawan-perawan mendekati dan melihat bayangan Tuhan dalam mataku,
dan mendengar Gema Iradat-Nya berlarian dengan nafasku....
~ Khalil Giibran ~
SELAMAT KEMBELI.
***
Angin syahdu mendendang senandung merdu
bait demi bait terlantun,
mekarkan kembang hidupkan taman.
Ini kisah gembira, tentang kembalinya sang Bayu nan
teduh;
Sang kawan sejati,
Sang teman sehati,
kala menatap Cinta.
Dinda, mengapa pergi demikian lama?
Tak tahukah engkau rindu tlah menggunung?
Kini engkau kembali, wahai putri jelita
Kini kerinduan tlah terobati,
Berganti gejolak yang tak kalah merisaukan;
Penantian akan Senyum yang kau tebar,
Senyum termanis dari jiwa yang Indah.
Tanganpun terulur sambut semerbak kembang setaman;
"Mari dinda, warnai samudra dengan goresan pena."
***"Karena itu, ajaklah perasaan menjunjung tinggi akal budi, meraih puncak-puncak getaran kebenaran sejati, keduanya mewujudkan sebuah simfony."***[Kahlil Gibran]
Klik disini untuk melanjutkan »»
Links to this post
Indahnya Kematian
Khalil Gibran ~
Angin syahdu mendendang senandung merdu
bait demi bait terlantun,
mekarkan kembang hidupkan taman.
Ini kisah gembira, tentang kembalinya sang Bayu nan
teduh;
Sang kawan sejati,
Sang teman sehati,
kala menatap Cinta.
Dinda, mengapa pergi demikian lama?
Tak tahukah engkau rindu tlah menggunung?
Kini engkau kembali, wahai putri jelita
Kini kerinduan tlah terobati,
Berganti gejolak yang tak kalah merisaukan;
Penantian akan Senyum yang kau tebar,
Senyum termanis dari jiwa yang Indah.
Tanganpun terulur sambut semerbak kembang setaman;
"Mari dinda, warnai samudra dengan goresan pena."
***"Karena itu, ajaklah perasaan menjunjung tinggi akal budi, meraih puncak-puncak getaran kebenaran sejati, keduanya mewujudkan sebuah simfony."***[Kahlil Gibran]
Klik disini untuk melanjutkan »»
Links to this post
Indahnya Kematian
Khalil Gibran ~
iklas
kamu, kamu, dan kamu... ketika bintang tak lagi ku lihat cahayanya.. berat beban hidup ku alami.
namu kamu berkata "ku ingin dekat degan mu, mengusap dada mu, lalu membesarkan hati mu"
Tuhan kirim kau ke Bumi, untuk ku cintai , tapi tidak untuk menemani hidup ku, Tuhan berikan bintang yang kucari, yang tlah hilang oleh waktu.. saat hidup tak menentu tak tentu arah tujuan kau datang, kau tunjukan aku, saat harapan memudar angan ku pun mulai hilang kau tetap saja membakar semangat ku..
waktu fantasi ku telah mati kau paksa ku trus bermimpi..
kini terang bintang ku..
semua bagai permen nano-nano rasanya., terimaksi ya Tuhan, berikan ku pelajaran berarti di dunia yang hanya sementara ini...
Iklas ku akan semua takdir Mu untuk cinta.
namu kamu berkata "ku ingin dekat degan mu, mengusap dada mu, lalu membesarkan hati mu"
Tuhan kirim kau ke Bumi, untuk ku cintai , tapi tidak untuk menemani hidup ku, Tuhan berikan bintang yang kucari, yang tlah hilang oleh waktu.. saat hidup tak menentu tak tentu arah tujuan kau datang, kau tunjukan aku, saat harapan memudar angan ku pun mulai hilang kau tetap saja membakar semangat ku..
waktu fantasi ku telah mati kau paksa ku trus bermimpi..
kini terang bintang ku..
semua bagai permen nano-nano rasanya., terimaksi ya Tuhan, berikan ku pelajaran berarti di dunia yang hanya sementara ini...
Iklas ku akan semua takdir Mu untuk cinta.
lari ditempat
karna masi merasakan bagai lari ditempat dalam hidupnya..anak laki-laki itu selalu mengendarai motor nya secepat mungkin berharap.. kecepatan dapat meyakinkan dia..bahwa dia tidak terdiam saat waktu berjalan..bagai hidup semua tiada makna..
dimalam-malam nya selalu gelisah..tak tau mesti apa, kenapa sampai begini..tak henti-henti doa terpanjat..
pagi itu anak laki lemas tidak ada gairah..seperti biasanya mentari menyambutnya, kenapa ia masi meggunakan kaca hitam, dengan alasan manja ahkk silau.! bukan kah hangat pagi bisa membuat segar..setelah terguyur air dingin.. lagi-lagi kencang mengendari motor, seakan-akan tidak ada yg boleh menghalangin didepan..
ahk..kering sekali tengorokan.. ingin berhenti sejenak menegak satu teh botol dingin di pinggir warung..namun waktu trus berjalan, tempat tujuan tak kunjung tiba..remas stang motor pacu sekencang-kencang nya..tiba-tiba terpejam mata sesaat, gelap mata sepertinya gelap hati yang hampa..kosong akan lamunan sepajang hari-hari..nya.
suara keras dari ban motor jet matic pun terdegar kencang saat kecepatan 90 km/jam..lalu benturan kencang kesebuah mobil didepan..melompak seperti katak..berguling-guling.,adrelanin deras terasa diseluruh nadi..namun janggaL sekali, jantung berdetak tak cepat..hanya pasrah..mati-mati sekarang.! hanya terpaku memandang motornya saja ketika terbangun dari jatuh..tak sedikit pun terluka, baju celana pun utuh tampa sobek-sobek, tak hirau akan dirinya sendiri..
ahkkk kenapa tidak kau ambil sekalian saja nyawaw ku ini..bukan kah aku pendusta nikmat Mu..lalu mengapa adanya ku disin.. lihat langkahku..Jalan ku ..tak pernah ku mengingatkan tentang Mu
saatnya lagi untuk menyimak dari sebuah kejadian..bahwasanya kecepatan bukan lah segala untuk mencapai tujuan..fokus adalah kucinya. serta perjalanan hidup yang dilalui begitu berwarna-warni
suguh nikmat begitu adil akan semua langkah-langkah hidup ini.
ucap syukur terpanjat setelah mendapakan kejadian tersebut..hanya sebuah peringatan kecil untuk membenahi diri akan semua yang telah terjadi..
nafas masi berhembus..terucap nama Mu dalam hati..
dimalam-malam nya selalu gelisah..tak tau mesti apa, kenapa sampai begini..tak henti-henti doa terpanjat..
pagi itu anak laki lemas tidak ada gairah..seperti biasanya mentari menyambutnya, kenapa ia masi meggunakan kaca hitam, dengan alasan manja ahkk silau.! bukan kah hangat pagi bisa membuat segar..setelah terguyur air dingin.. lagi-lagi kencang mengendari motor, seakan-akan tidak ada yg boleh menghalangin didepan..
ahk..kering sekali tengorokan.. ingin berhenti sejenak menegak satu teh botol dingin di pinggir warung..namun waktu trus berjalan, tempat tujuan tak kunjung tiba..remas stang motor pacu sekencang-kencang nya..tiba-tiba terpejam mata sesaat, gelap mata sepertinya gelap hati yang hampa..kosong akan lamunan sepajang hari-hari..nya.
suara keras dari ban motor jet matic pun terdegar kencang saat kecepatan 90 km/jam..lalu benturan kencang kesebuah mobil didepan..melompak seperti katak..berguling-guling.,adrelanin deras terasa diseluruh nadi..namun janggaL sekali, jantung berdetak tak cepat..hanya pasrah..mati-mati sekarang.! hanya terpaku memandang motornya saja ketika terbangun dari jatuh..tak sedikit pun terluka, baju celana pun utuh tampa sobek-sobek, tak hirau akan dirinya sendiri..
ahkkk kenapa tidak kau ambil sekalian saja nyawaw ku ini..bukan kah aku pendusta nikmat Mu..lalu mengapa adanya ku disin.. lihat langkahku..Jalan ku ..tak pernah ku mengingatkan tentang Mu
saatnya lagi untuk menyimak dari sebuah kejadian..bahwasanya kecepatan bukan lah segala untuk mencapai tujuan..fokus adalah kucinya. serta perjalanan hidup yang dilalui begitu berwarna-warni
suguh nikmat begitu adil akan semua langkah-langkah hidup ini.
ucap syukur terpanjat setelah mendapakan kejadian tersebut..hanya sebuah peringatan kecil untuk membenahi diri akan semua yang telah terjadi..
nafas masi berhembus..terucap nama Mu dalam hati..
meredam dosa
ku hanya sebuah dosa
berharap atas doa
langkah nafsu atas dosa
luluh hati teriring doa
tlah abis kata atas nama dosa
meninggikan nama MU dalam doa
terlahir hanya untuk dosa
ajal tiba memuliakan MU dalam doa
berharap atas doa
langkah nafsu atas dosa
luluh hati teriring doa
tlah abis kata atas nama dosa
meninggikan nama MU dalam doa
terlahir hanya untuk dosa
ajal tiba memuliakan MU dalam doa
maaf
sejak terlahir.. hingga kini ku hanya pembuat masalah. pembuat Ibu terdiam dengan semua tindak tanduk ku.!
waktu keciL Ibu berkata jangan kau goreskan silet itu ke tangan mu..! aku ingin tau setajam apa silet ini..dengan tenang aku gores saja silet itu.. saat kepala ku sakit kejedutkan ke tembok berfikir bisa ilang sakit kepala ini..iya sakitnya hilang karna dapet sakit baru lagi kepala berdarah..
Iblis itu adalah diri ku sendiri, semua yang aku lakukan atas kepuasan semata..tidak terkecuali siapa pun yang menghalangi ku aku dengan senang hati membunuh dengan puas..
andai saja "alaram" dihati ini masi bisa berdering..mungkin gak seburuk ini keadaan nya.!
dengan menyebut nama Mu Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..terucap hati mohon maaf iklas tulus,untuk semua..orang tua,guru", kekasi hati, sahabat, teman", musuh" kira nya mohon di maafkan selama ini saya buat dosa'' sengaja maupun tidak...sekali lagi maafkan saya.
-pembuat dosa mohon doa-
waktu keciL Ibu berkata jangan kau goreskan silet itu ke tangan mu..! aku ingin tau setajam apa silet ini..dengan tenang aku gores saja silet itu.. saat kepala ku sakit kejedutkan ke tembok berfikir bisa ilang sakit kepala ini..iya sakitnya hilang karna dapet sakit baru lagi kepala berdarah..
Iblis itu adalah diri ku sendiri, semua yang aku lakukan atas kepuasan semata..tidak terkecuali siapa pun yang menghalangi ku aku dengan senang hati membunuh dengan puas..
andai saja "alaram" dihati ini masi bisa berdering..mungkin gak seburuk ini keadaan nya.!
dengan menyebut nama Mu Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..terucap hati mohon maaf iklas tulus,untuk semua..orang tua,guru", kekasi hati, sahabat, teman", musuh" kira nya mohon di maafkan selama ini saya buat dosa'' sengaja maupun tidak...sekali lagi maafkan saya.
-pembuat dosa mohon doa-
saat itu
Suara seperti menghilang dimalam ini, hanya hitam dan putih trus membisu tak ada yg berubah kecuali waktu, seperti sblumnya tetap menunggu, semua brakhir smua kini terusir, hanya tersisa mimpi2 ku untuk ku ingat dlm peluk mu..
pagi menggerutu
Malam kini menyambut pagi,namun sadarku ini tak mau pergi, lelah sudah suntuk menanti, saat ingin sejenak mimpi,, ah.. Knp aku ini? Hati ini mulai menggerutu, bersama waktu smakin tak menentu. . Suara lagu tak banyak membantu, hanya menambah bising telingaku.. Ada apa dgn malam pagiku???
-by jay
-by jay
entah
Blajar untk tegar bknlah sesuatu yg riskan, mesti tulisan mudah dibaca tp sifat sulit diterka? Wanita sparuh dewasa menuntun dgn penuh ksabran,, aral, kecewa, sakithati sdah menjadi makanan sehari2,. Ak tw kdg ada ragu, kdg jg ada belenggu.. Memang begitulah adanya, hanya tuhan lah yg tw rahasia untuk mahluknya!!
malunya aku
Saat matahari tepat diatas ubun-ubun kepalaku, seorang anak kecil dgn baju kumal brnyanyi d teriknya dengan riang.. Pdhl aku tw jauh dr hatinya dia menangis pilu, jauh dr harapnya dia trs brusaha? Aku brtanya apakah dia pernah mengeluh dgn keadaanya? Aku rasa tidak, krn aku tw dia mengsyukuri dgn apa yg dia punya.. Betapa malunya aku dgn aku yg skrg ini.. Pintaku tiada henti pdhl kewajibanku tak pernah aku tepati.. Aku bgai berkaca kpada ank kcil itu, tuhan trimakasih krn engkau ak merasa menjadi org yg
paling beruntung.. Alhamdulilah...
-by jay
paling beruntung.. Alhamdulilah...
-by jay
kemanakah
Selangkah demi selangkah kujalani kehidupan ini, berbagai emas dan kerikil tajam sudah terbiasa kulewati, tetap saja aku msh bnyak brtanya, hrs kmn lg ku arahkan langkah ini?
-by jay
-by jay
tahta seorang gembel
Gembel tetaplah gembel, mesti memakai baju mahal tetap saja namanya gembel.. Kata2 itu yg sering aku dengar, Lalu apa yg bs menaikan derajatnya?? Materi? Kata itu yg paling muak aku sebut kan.. Selalu ada btsan selalu ada tingkatan, membingungkan!! Smga tuhan mengangkat drajat org yg selalu merendahkan org lain..
-by jay
-by jay
Selasa, 21 Juli 2009
Bodohnya Aku
Saat ini ak kembali terdiam pikiranku berputar kencang,, mengapa akal sehat ini bs terbuang? Dasar bodoh! Gumamku.. Knp tuhan temukan engkau dgn ku? Pdhl Aku adalah petaka bsar bwt mu,
berkali kali kau terluka oleh tajamnya kata. menangis menahan perih, hingga membisu bagai terbelenggu.. itu smua krn aku.. Aku dan aku..
aku trus dkuasai oleh gelapny hawa nafsu, hati ini trus membeku".. Ya tuhan apa sbnarnya ini? Knp aku ini? Aku tak tw..
yang aku tw betapa sempurnanya wanita ciptaan mu itu...
-by jay
berkali kali kau terluka oleh tajamnya kata. menangis menahan perih, hingga membisu bagai terbelenggu.. itu smua krn aku.. Aku dan aku..
aku trus dkuasai oleh gelapny hawa nafsu, hati ini trus membeku".. Ya tuhan apa sbnarnya ini? Knp aku ini? Aku tak tw..
yang aku tw betapa sempurnanya wanita ciptaan mu itu...
-by jay
Langganan:
Postingan (Atom)
